No icon

Travel

Trinity Curch, Gereja Kuno yang Berada di Tengah Kota Modern

Poros.news - Manhattan merupakan salah satu kota terbesar dan paling modern di New York, Amerika Serikat. Namun siapa sangka, kota ini memiliki bangunan kuno yang masih sangat terawat. Bahkan sejak awal dibangun ratusan tahun silam, sampai sekarang bangunan itu masih memiliki fungsi yang sama, yakni sebagai gereja. Bangunan tersebut adalah Trinity Church.

Trinity Church berada di tengah gedung-gedung pencakar langit bergaya modern, tepatnya di persimpangan dua jalan paling terkenal di kota bagian New York City (NYC): Broadway dan Wall Street. Ini membuat gereja paroki yang bersejarah dan terpandang dengan baik di Keuskupan Episkopal New York tersebut begitu kontras dengan kondisi di sekitarnya.

Kendati gereja yang dirancang oleh arsitek Richard Upjohn sangat berbeda dan mencolok, hal itu justru menghadirkan keindahan tersendiri. Alhasil, struktur The Gothic Revival yang selesai dibangun pada tahun 1846 ini jadi point of view yang memukau di kawasan tempatnya berdiri.

Sedikit melirik sejarahnya, awalnya bangunan Trinity Chruch hanyalah struktur persegi panjang yang sederhana dengan atap gambir dan teras kecil. Namun seiring berjalannya waktu dan renovasi bertahap pada setiap masa pemerintahan, bangunan gereja pun kian megah, dan akhirnya nampak seperti apa yang kita lihat sekarang.

Dengan ketinggian total mencapai 281 kaki, Trinity Chruch pernah menjadi bangunan tertinggi di New York. Bahkan setelah serangan pada 11 September 2001, gereja tersebut berdiri kokoh meski bangunan bangunan modern di sekitarnya hancur berantakan.

Comment