No icon

news

Pasca Keberhasilan Polri Tangkap Djoko Tjandra, Kompolnas : Momentum Baik untuk Tangkap Buronan Lainnya...

Poros.news - Keberhasilan Polri dalam menangkap buronan Djoko Tjandra, mendapatkan apresiasi tinggi dari Komisi Kepolisian Nasional atau Kompolnas. Kompolnas juga menilai bahwa upaya dari Polri ini bisa menjadi momentum dimulainya penangkapan buronan lainnya. 

"Kita bahagia buronan yang katanya 'sakti' ini sudah dibawa ke Indonesia, kedatangan buronan kakap yang akhirnya ditangkap pada masa Kapolri Jenderal Idham Azis dan Kabareskrim Komisaris Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo adalah sebuah prestasi," kata Komisioner Kompolnas Andrea H Poeloengan. 

Lebih lanjut Andrea H Poeloengan juga mengungkapkan bahwa selama ini Polri telah bekerja secara optimal untuk dapat menangkap setiap buronan. Akan tetapi, lanjut Andrea, keterbatasan informasi dan yurisdiksi yang menjadi kendala Polri untuk menangkap para buronan. 

"Saya pikir Polri juga sudah bekerja Optimal, ketercukupan informasi dan yurisdiksi menjadi kendala bagi Polri," ucapnya.

Kendati demikian, Andrea mengatakan penangkapan Djoko Tjandra ini bisa menjadi momentum untuk penangkapan buronan lainnya. Dia berharap Polri bisa menjadi pelopor untuk memulai penangkapan para buronan ini.

"Ini momentum yang baik untuk memperkuat sistem dalam mencegah orang menjadi buron interpol dan menangkap mereka yang sudah buron ke depannya, memang diperlukan keterpaduan sistem dalam hal terkait upaya cekal yang melibatkan banyak instansi, Polri dapat menjadi pelopor dalam membuat sistem tersebut," ujarnya.

Seperti diketahui terpidana kasus korupsi hak tagih Bank Bali Djoko Tjandra ditangkap di Malaysia. Buron negara itu diterbangkan ke Indonesia dan tiba di Bandara Halim Perdanakusuma, Kamis (30/7) malam.

Penangkapan Djoko Tjandra buah kerja sama Polri dengan Polis Diraja Malaysia (PDM). Otoritas negeri jiran itu memberi informasi posisi Djoko pada Kamis, 30 Juli 2020, siang. Operasi penangkapan Djoko Tjandra dilakukan dengan diam-diam tanpa ada yang tahu. Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo terjun langsung menjemput Djoko Tjandra.

Komjen Listyo mengatakan penangkapan buron Djoko Tjandra Kamis yang lalu menjadi bukti pihaknya serius dalam menuntaskan perkara tersebut. Dia juga memastikan proses penyelidikan dan penyidikan terhadap Djoko Tjandra akan dilakukan dengan transparan dan secara objektif.

"Tentunya ini juga menjawab pertanyaan publik tentang apa yang terjadi selama ini dan ini adalah komitmen dari kami kepolisian untuk bisa untuk terus kemudian melanjutkan proses. Terkait penyelidikan dan penyidikan terhadap peristiwa yang terjadi tentunya kami tetap akan transparan, objektif untuk menjaga marwah dan institusi Polri," tegas Komjen Listyo.

Comment