No icon

Politik

Disebut Antek PKI, Presiden RI Menyebut Fitnah yang Dilayangkan Kepadanya Sangat Keji dan Kejam

Poros.news - Presiden RI Joko Widodo menyebut jika dirinya sangat menyesal karena masih banyaknya berita bohong (hoaks) yakni dia adalah antek PKI.

Suatu waktu saat Presiden Joko Widodo bertemu dengan warga Cigombong, Jabar,  Jokowi bercerita soal beredarnyafoto hoaks yang menunjukkan dirinya sedang berada di samping Ketua Umum PKI DN Aidit saat sedang berpidato. 

Menurut Jokowi, hal-hal semacam itu merupakan bentuk politik yang tidak beretika dan beradab. Karena dirinya saat PKI ada masih berumur 4 tahun.

"PKI itu dibubarkan 65-66. Saya lahir tahun 61, umur saya baru 4 tahun. Ada PKI balita? Ada balita PKI? Inilah yang namanya politik yang tidak beretika dan beradab. Ini yang harus kita hindari," kata Jokowi. 

Jokowi menyebut, penyebar hoaks banyak lupa bahwa saat ini masyarakat sudah cerdas. Sudah tidak mempan lagi ditunjukkan gambar-gambar atau foto hoaks seperti itu.

"Tapi juga ternyata ada yang mempan meskipun kecil (hasil survei) 6 persen. Inilah kenapa saya ngomong supaya 9 juta itu menjadi hilang berkurang," ucap Jokowi.

Jokowi juga menuturkan fitnah dirinya PKI merupakan hal yang keji dan kejam. Tapi, ia juga heran bahwa sosok dirinya di foto tersebut sungguh mirip.

"Tahun 55 saya lahir saja belum lha kok sudah ditaruh di dekatnya DN Aidit? Ini fitnah yang sangat keji dan kejam. Saya lihat-lihat di gambarnya, kok ya persis?" ucap Presiden ke-7 itu.

Comment